Senin, 16 Januari 2017
Selasa, 13 Desember 2016
Senin, 29 Agustus 2016
Senin, 15 Agustus 2016
REZIM GILA PART 2 "DISFUNGSI MORAL"
Ready stock TS.Rezim Gila Part.2 "Disfungsi Moral" - Idr.95k ( blm
ongkir) - Cotton Combed 30's - S,M,L,XL,XXL - Plastisol ink - SMS /
Whatsup : 081280392626 / pin D05DCA3B
Minggu, 13 Maret 2016
DENSUS 88 "pembunuh" Karakter dan jiwa seorang Muslim
Kalo toh memang mereka yang "di bunuh" itu bersalah, apakah pantas di perlakukan seperti binatang. Banyak kasus, orang yang TERDUGA teroris sedang melaksakan salat tetapi tetap di esekusi saat itu juga. Kemana Densus saat pemberontak OPM (Organisasi Papua Merdeka) dan RMS di Maluku dengan sengaja melakukan kekerasan makar.
DENSUS "berulah" lagi di SOLO
Komentar Ust. Arifin Ilham :
Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuh.
Astagfirulllah kembali tindakan zholim dilakukan Densus 88 terhadap umat mulia ini, berulang dan terus berulang dg dalih teroris langsung tangkap, tembak, siksa, bunuh tanpa hak bela, tanpa bukti, tanpa pengadilan, beginikah aparat yg baik itu, INI NEGARA HUKUM, ini teror untuk umat Islam. Bukankah dg mudah menangkap lalu buktikan di pengadilan, bukan cara zholim seperti ini. Ayahanda presiden, ayahanda KAPOLRI, ayahanda komandan Densus 88, ayah ayah Wakil Rakyat, semua ayah bertanggung jawab dunia akhirat, jangan terus biarkan ketidakadilan ini, INI NEGARA HUKUM, mereka juga anak bangsa ini yg berhak mendapat perlindungan hukum, hak yg sama. Ingat! Tidak ada yang tidak dibalas pada Hari Pembalasan.
Sungguh ini perbuatan dosa sangat besar apalagi membunuh mu'min yg tidak berdaya. Simaklah Kalam Allah ini dg iman, "“Dan barang siapa yang membunuh seorang mu’min dg sengaja maka balasannya ialah Neraka Jahanam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan melaknatinya serta menyediakan azab yang besar baginya” (QS. An Nisa: 93). Rasulullah memgingatkan dg keras, "Segala dosa Allah dapat mengampuninya kecuali yang mati dalam keadaan kafir dan orang yang membunuh seorang mu’min dg sengaja" (HR Imam Ahmad).
Jangan main main dg Hukum Allah, hidup ini tidak lama, sebentar lagi kita semua akan wafat, TAKUTLAH KEPADA ALLAH! Semua kita akan bertanggung jawab atas apa yg kita perbuat di dunia sebentar ini.
Sungguh kita semua benci teroris, Islam tidak mengajarkan terorisme, jihad perang di wilayah perang, tetapi wilayah damai, seperti negeri kita tercinta ini, jihadnya, jihad da'wah bukan perang.
Wajib arifin sampaikan ini, hati ini sangat sedih melihat kezholiman terus terjadi di negeri ini, kalau terus diam dibiarkan hanya soal waktu azabkan akan datang yang tidak hanya menimpa orang orang yang berbuat zholim tetapi semua penduduknya, "Dan takutlah pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang berbuat zhalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya" (QS Al Anfal 25).
Arifin sayang semua terutama kalau ada anggota muslim Densus 88, TAKUTLAH KEPADA ALLAH dan HARI PEMBALASAN! Sungguh negeri penduduk ini merindukan aparat yang santun teladan bagi rakyatnya.
Suara hati anak bangsa yg mencintai keberkahan umat dan negerinya.
ALLAHUMMA ya Allah berkahi negeri kami dg kesholehan para pemimpinnya, para aparatnya dan rakyatnya...aamiin.
DENSUS "berulah" lagi di SOLO
Komentar Ust. Arifin Ilham :
Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuh.
Astagfirulllah kembali tindakan zholim dilakukan Densus 88 terhadap umat mulia ini, berulang dan terus berulang dg dalih teroris langsung tangkap, tembak, siksa, bunuh tanpa hak bela, tanpa bukti, tanpa pengadilan, beginikah aparat yg baik itu, INI NEGARA HUKUM, ini teror untuk umat Islam. Bukankah dg mudah menangkap lalu buktikan di pengadilan, bukan cara zholim seperti ini. Ayahanda presiden, ayahanda KAPOLRI, ayahanda komandan Densus 88, ayah ayah Wakil Rakyat, semua ayah bertanggung jawab dunia akhirat, jangan terus biarkan ketidakadilan ini, INI NEGARA HUKUM, mereka juga anak bangsa ini yg berhak mendapat perlindungan hukum, hak yg sama. Ingat! Tidak ada yang tidak dibalas pada Hari Pembalasan.
Sungguh ini perbuatan dosa sangat besar apalagi membunuh mu'min yg tidak berdaya. Simaklah Kalam Allah ini dg iman, "“Dan barang siapa yang membunuh seorang mu’min dg sengaja maka balasannya ialah Neraka Jahanam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan melaknatinya serta menyediakan azab yang besar baginya” (QS. An Nisa: 93). Rasulullah memgingatkan dg keras, "Segala dosa Allah dapat mengampuninya kecuali yang mati dalam keadaan kafir dan orang yang membunuh seorang mu’min dg sengaja" (HR Imam Ahmad).
Jangan main main dg Hukum Allah, hidup ini tidak lama, sebentar lagi kita semua akan wafat, TAKUTLAH KEPADA ALLAH! Semua kita akan bertanggung jawab atas apa yg kita perbuat di dunia sebentar ini.
Sungguh kita semua benci teroris, Islam tidak mengajarkan terorisme, jihad perang di wilayah perang, tetapi wilayah damai, seperti negeri kita tercinta ini, jihadnya, jihad da'wah bukan perang.
Wajib arifin sampaikan ini, hati ini sangat sedih melihat kezholiman terus terjadi di negeri ini, kalau terus diam dibiarkan hanya soal waktu azabkan akan datang yang tidak hanya menimpa orang orang yang berbuat zholim tetapi semua penduduknya, "Dan takutlah pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang berbuat zhalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya" (QS Al Anfal 25).
Arifin sayang semua terutama kalau ada anggota muslim Densus 88, TAKUTLAH KEPADA ALLAH dan HARI PEMBALASAN! Sungguh negeri penduduk ini merindukan aparat yang santun teladan bagi rakyatnya.
Suara hati anak bangsa yg mencintai keberkahan umat dan negerinya.
ALLAHUMMA ya Allah berkahi negeri kami dg kesholehan para pemimpinnya, para aparatnya dan rakyatnya...aamiin.
Sabtu, 12 Maret 2016
SALAM TAUHID
Salam tauhid lahir dari keinginan sang penggagas Salam Satu jari yaitu bang Ombat Nasution, yang juga vokalis band metal Tengkorak asal Jakarta. Mengubah Salam satu jari yang terlalu identik dengan politik. kawan-kawan pasti tau maksudnya. Sebenarnya Salam satu jari memberikan makna yang mendalam mengenai Keesaan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى
Keinginan pergantian tersebut terlontar pada saat event Jakarta Clothing Expo (Jakcloth) yang di selenggarakan pada 30 Des 2015 s/d 3 Jan 2016 di Booth Islamic Clothing United / Booth Salam Satu jari.
Logo yang saya buat ini memang sengaja agak serupa dengan logo One Finger Movement, tujuannya agar makna dan tujuan juga mata kita tak asing dengan logo sebelumnya.
Senin, 07 Maret 2016
Ada perbincangan antara ane dan bang Ombat. Awalnya ane memperlihatkan produk terbaru dari Remove Merch dan perbincangan beralih ke masalah di vakumkannya brand Kaos Hitam dan di ganti dengan Remove Merch. "Wih Kaos hitam sekarang dah gk ada nih zri?? gak metal-metalan lagi dong nih".. kata bang Ombat :D
Langganan:
Postingan (Atom)


























